Biografi Begi Hartono
Begi Hartono atau yang biasa disapa Begi Richi adalah seorang anak yang berasal dari keluarga sederhana.
Dari perkawinan sepasang suami istri, nama ayahnya adalah Arnis dan nama ibunya adalah Martina.
Saat kecil, Begi selalu menghabiskan waktunya hanya untuk bermain bersama teman-temannya. Bahkan ia lupa makan saat ia bermain bersama teman-teman sebayanya, bahkan ia selalu dimarahi oleh orang tuanya ketika ia pulang bermain. Setelah ia berumur 7 tahun, ia baru masuk sekolah dasar dan menjadi seorang siswa yang mulai meninggalkan permainan yang sering ia lakukan. ia memulai pendidikannya di Seolah Dasar Negeri(SDN) 04 Jelatang. Ketika masih sekolah dasar ia pun sering juara kelas dan diakui oleh teman-temannya ia murid yang pintar meski ia selalu saja merasa biasa-biasa saja.
Setelah lulus sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 01 Ledo. Pada saat itu ia mulai menjadi seorang anak yang mulai menjadi pribadi cinta akan keluarga dan mulai mengerti dengan keadaan. Setiap hari ia hanya menghabiskan waktunya hanya untuk belajar dan membantu keluarga dirumah, selain itu ia juga selalu bercerita kepada ayahnya dan selalu bertanya kepada ayahnya bagaimana menjadi seorang pribadi yang baik yang bisa membuat orang bangga. Sepulang sekolah ia selalu memberi waktunya yang ada untuk keluarganya, ia sangat mencintai keluarganya.
Waktu terus berputar,tak terasa ia sudah menghabiskan banyak waktunya di sekolah menengah pertama tepatnya waktu itu dikec.Ledo, setelah ia menyelesaikan Ujian Naisonal, ia pun langsung mengikuti kakaknya untuk liburan di Kota Pontianak,dan melanjutkan pendidikan nya di Kota Pontianak. Pada tahun 2010, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Atas(SMA) YPK Pontianak, ia bersekolah di Yayasan yang dimana pada masa SMA ia banyak mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dan dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Pada tanggal 24 Okotber 2012, ia harus kehilangan seorang Ayah yang selama ini mendidik ia menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan selalu memberi ia motivasi. Ia sangat terpukul dengan kepergian ayahnya, namun ia tetap tegar dan mengiklaskan kepergian seorang Ayah.
Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi, tepatnya di Institut Keguruan Dan Ilmu Pendidikan- Persatuan Guru Republik Indonesia(IKIP-PGRI) Pontianak.
....
Biografi Sementara!...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar